Technology Today and Others

product 1

Lihat perkembangan informasi teknologi saat ini. Mulai dari hari ini, hingga detik ini.there. disini.

Techno Design

product 1

Belajar Desain apa aja disini, mulai dari web desain, desain grafis, etc. Disini ok

Securities

product 1

Bagi yang embutuhkan informasi seputar securitas, access here!!! Disini ok

Techno Complete Blog Computer And Technology

Mickey Fadley. Diberdayakan oleh Blogger.
Jakarta - Para tim TI diyakini sudah banyak yang bersiap berlari menuju komputasi awan (cloud computing). Namun seperti yang telah diperlihatkan oleh sejarah, tidak semua implementasi cloud computing dapat memberi manfaat seperti yang diperkirakan.

Menurut IDC, 53% dari seluruh organisasi di Asia sudah menggunakan beberapa format dari cloud atau sudah mempelajari dan menguji coba inisiatif cloud. Bahkan tahun ini cloud computing akan lebih sering dibicarakan karena pertimbangan akan keamanan dan kehandalan semakin menguat.

Pondasi yang kuat masih merupakan dasar dari semua kesuksesan implementasi cloud. Jika diimplementasikan dengan tepat, cloud computing dapat memungkinkan pengguna enterprise untuk fokus terhadap hal-hal yang membedakan mereka dari yang lain dan memungkinkan bisnis mereka untuk tumbuh lebih cepat.

Berikut 5 kiat untuk memastikan bahwa implementasicloud yang direncanakan dapat membawa perusahaan Anda ke tingkatan yang lebih tinggi, menurut perusahaan TI NetApp:

1. Cloud dan virtualisasi

Virtualisasi merupakan langkah pertama menuju cloud. Jika infrastruktur Anda masih dalam format silo-silo tradisionil, beralihlah ke virtualisasi dulu. Dengan virtualisasi, implementasicloud akan dapat mengurangi setengah kebutuhan storage dan menghasilkan dua kali lipat utilisasi storage, dengan begitu meningkatkan penghematan atas hardware, tenaga listrik dan perawatan.

2. Kesempatan berinovasi

Dalam perjalanan Anda menuju cloud, luangkan waktu untuk mengeksplorasi inovasi teknologi storage yang dapat meningkatkan efisiensi lebih jauh. Arsitektur unified storage, deduplikasi atas data primer di lingkungan virtualisasi, thin provisioning, dan otomasi berbasis policy dapat membantu menciptakan pondasi cloud yang kuat.

3. Pastikan TI tetap berjalan 24 jam sehari

Kondisi bisnis saat ini menuntut infrastruktur yang berjalan non-stop dan cloud merupakan platform yang sempurna untuk mewujudkan hal itu. Untuk menjaga agar cloud Anda berjalan 24 jam terus menerus, Anda harus memastikan bahwa data dan aplikasi dapat dipindahkan secara dinamis ke seluruh lingkungan cloud.

Hal ini penting untuk melakukan failover secara instan dalam situasi disaster recovery, dan agar para administrator dapat melakukan maintenance tanpa gangguan. Lingkungan cloudyang sukses harus dapat memberikan fleksibilitas kepada para administrator untuk dapat menyeimbangkan beban kerja sebagaimana kebutuhan bisnis berubah.

4. Menyeimbangkan kecepatan dengan efisiensi

Persyaratan penting untuk bertransisi menuju cloud adalah memiliki kemampuan untuk berpindah dari sekedar optimalisasi infrastruktur menuju optimalisasi layanan. Virtualisasi server memungkinkan provisioning dan pengerahan kemampuan baru yang cepat agar perusahaan dapat merespon, berinovasi dan melakukan penetrasi pasar secara lebih cepat.

Untuk dapat mewujudkan hal ini sepenuhnya, pastikan lingkungan cloud Anda yang baru dapat dengan efisien ditingkatkan kemampuannya di seluruh penjuru infrastruktur, sehingga pada akhirnya nanti Anda tidak akan menambah kompleksitas pada lingkungan cloud.

Pengadopsi awal cloud telah menyadari bahwa caranya adalah dengan menerapkan unified architecture, karena dapat memberikan fleksibilitas yang elastis dan perpindahan data yang transparan untuk mendukung layanan secara non-stop dan otomatisasi layanan.

5. Fokus terhadap inovasi, bukan maintenance

Cloud computing memberikan kemampuan kepada TI untuk mentransformasi perusahaan dari organisasi yang fokus terhadap maintenance menjadi organisasi yang berinovasi. Lingkungancloud memungkinkan TI untuk mengimplementasikan layanan lebih cepat, mengotomasi banyak rutinitas maintenance dan bahkan menghadirkan self-service untuk para pengguna, dengan begitu dapat meluangkan waktu bagi administrator TI untuk tugas-tugas yang lebih strategis.


Pada intinya, dengan berinvestasi pada cloud computing dan konvergensi data center, perusahaan dikatakan dapat mengurangi keseluruhan biaya TI, sekaligus mencapai fleksibilitas dan efisiensi yang lebih tinggi.

Sementara perusahaan yang lebih dulu menerapkan secara efektif berbagai tuntutan akancloud computing dibandingkan pesaingnya, dipercaya akan mendapatkan keunggulan daya saing TI untuk beberapa tahun ke depan.

Copied y Detikinet


Komputer/Laptop/Notebook/Netbook entah apapun itu kita baca saja PC (Personal Computer), yang memang computer pribadi :D, yang terserang virus, Trojan, spyware, worm, dan sebangsanya pasti akan mengalami penurunan kinerja PC walau nagaimanapun tingginya spesikfikasi hardware yang dimiliknya. Dengan adanya virus di PC, berarti PC tersebut berpotensi menyebarkan virus yang ada didalamnya ke PC lain yang belum terinfeksi sekaligus membahayakan data – data yang ada didalamnya. Anda tidak mau kan kemudian data – data berharga Anda yang dimiliki musnah entah kemana. Kalau lebih sadis, mungkin data – data vital yang Anda miliki di gondol oleh ulah si pembuat virus. Kebanyakan sumber virus berasal dari internet. Dan memang dari internet. Selain itu media eksternal pun turut memberikan kontribusi dalam hal sebab musabab penularan virus. Tak usah berpanjang lebar, langsung saja kita simak kiat – kiat ampuh melindungi PC Anda dari program – program jahat tersebut ala Blogzpotter:
1.      Pastikan firewall selalu dalam kondisi ON. Firewall merupakan software filtering yang dapat menangkal dan  memblokir serangan hacker dan akses illegal dari luar. Bisa dikatakan, ini sebagai pembatas atau pintu gerbang antara jaringan internet dengan PC kita. Jika Anda sering berhotspot ria atau jika Anda meggunakan lebih dari satu PC yang saling terhubung, pastikan firewall di masing – masing PC senantiasa aktif. Ini untuk mencegah virus menyebar ke semua PC apabila salah satu PC terinfeksi.
2.      Gunakan software dan Sistem Operasi yang Up-to-Date. Update software biasanya berisi perlindungan terkini, serta perbaikan pada  bug dan celah keamanan yang ada pada versi sebelunya.
3.      Pilih Antivirus yang menggunakan teknologi Heuristic, yang mampu mengenali virus dengan lumayan jitu. Teknologi ini bukan bergantung pada database virus saja. Dan pastikan antivirus selalu update.
4.      Faktor brainware (manusia) juga berperan penting. Selalu waspada dan hati – hati, seperti tidak sembarangan membuka attachment email atau link yang tidak diketahui secara pasti apa isinya. Banyak kejadian dewasa ini akibat dari ketidaksengajaan itu memberikan dampak yang “cukup lumayan”. Contoh nyata kasus penipuan Page PotterMore, sebuah page yang mirip dengan  web page aslinya PotterMore untuk para fans Harry Potter. Web Page “tiruan” tersebut mengakibatkan banyak user yang terjebak mengunduh program jahat gara – gara meng-klik link sembarangan yang mengatas namakan PotterMore. Bukan hanya itu saja, user pun telah terjebak aktifitas phising.
5.      Hati – hati dalam mengunjungi website tertentu. Terkadang beberapa situs dapat menjadi sumber penyebaran program jahat tersebut (seperti yang telah di singgung di point 4). Biasanya situs – situs tersebut adalah situs underground, atau situsnya para hacker.
6.      Mewaspadai media penyimpanan eksternal seperti USB Flashdisk, Memory Card, Harddisk portable, dan sejenisnya bisa menjadi perantara penyebaran virus. Cara yang harus dilakukan pastikan Anda men-scan media tersebut menggunakan AntiVirus. Ingat! Harus di scan terlebih dahulu sebelum Anda membukanya. Lanakah yang lumayan aman yakni menggunakan Program (hanya untuk USB Flashdisk). USB Dummy Protect (UDP). Program tersebut sebelumnya telah di bahas pada postingan sebelumnya.
7.      Jangan menggunakan software – software yang bajakan. Gunakan yang legal.  Karena biasanya program bajakan mengandung crack/patch yang akan menyebabkan system PC menjadi tidak stabil. Karena sifat dari crack tersebut adalah destruktif, yaitu menghancurkan pertahanan dari software yang di bajak agar dapat digunkan secara full version dan ini bisa dianggap sebuah eksploit pada system sehingga dapat membahayakan system.
8.      Backup registry secara rutin. Registry merupakan syaraf Windows. Segala program bercokol disini, terlebih virus. Ketika PC Anda telah terinveksi virus dan lumayan parah, Anda tidak harus menginstall ulang System. Cukup dengan merubah settingan registry. Jika Anda tidak mahir dengan registry, tak usah khawatir, tinggal jalankan file hasil backup-an kita sebelumnya. Avara Cedavra……. Voila! (Maaf, menggunakan mantra sihir Harry Potter di sini :D) Sistem kita kembali ke semula. Backup registry telah di bahas pada postingan sebelumnya “Backup dan Restore Registry”.
9.      Menggunakan tools ampuh milik Blogzpotter. Hehe… bukan promosi. Ya! Namanya Packet Blogzpotter Registry Tools. Tools sederhana memang, silakkan unduh di sini. Gratis.


Lagi – lagi berita tentang terbobolnya website oleh para hacker yang beritanya nongkrong terus di page utama sebuah surat kabar ataupun web news. Kalau bukan yang seperti itu ya paling tentang kasus tertangkapnya seorang Hacker yang sudah lama di incar pihak berwajib. Atau permasalahan tentang HKI?
Nah, contoh – contoh daripada kasus di atas merupakan sample dari ribuan kasus Cyber Crime di dunia ini. Telah kita ketahui, kasus – kasus yang ditimbulkan oleh para penjahat cyber tersebut membawa dampak yang cukup lumayan. Dengan berawal dari sebuah hal iseng, ekonomi yang minim, sampai dendam, itu semua sedikit telah memberikan first point untuk pertanyaan: Mengapa harus ada aksi criminal di dunia cyber?
Coba kita lihat, seberapa jauh pemerintah kita menanggapi permasalahan ini. Perumusan HKI telah dilakukan, fatwa – fatwa ulama (dari MUI) terkait dengan IT telah di sampaikan, pembentukan direktorat penyidikan juga sudah di rumuskan. Nah, selain itu lalu apa lagi?
Soal pemberian edukasi kepada khalayak agaknya kurang di lakukan. Masih saja banyak cybercrime yang masih berpestaphora di sana. Mungkin, harus ada sebuah media yang dapat memberikan edukasi serta memberi kesempatan kepada khlayak untuk berkonsultasi perihal cybercrime. Ya, kalau di televisi ada tayangan curhat seputar masalah muslimin kepada bu Hajjah, mungkin harus ada pula tayangan Curhat Seputar IT dan Cybercrime kepada ‘Agan’ Ustad atau Ustadzah yang merupakan pakar IT sekaligus menyandang predikat alim, agar mengenal dan  takut daripada itu semua. Curhat Doong……!!

Salah satu cara penyebaran virus adalah melalui USB Flashdisk. Sering virus masuk begitu saja ke Flashdisk yang di tancapkan pada PC bervirus. Bila Flashdisk tersebut ditancapkan di PC lain begitu saja dan virus dijalankan tanpa sengaja, tersebarlah virus tersebut.
Anda tidak bisa menjaga seluruh PC teman Anda dari virus. Bila Anda terpaksa menancapkan Flashdisk Anda pada PC teman Anda, berhati – hatilah pada virus yang ada di PC tersebut. Dengan program satu ini, sebenarnya Anda bisa mencegah virus masuk ke Flashdisk Anda.
Konsep program ini sebenarnya adalah memenuhi sisa space harddisk dengan sebuah file sehingga virus tak lagi dapat masuk ke Flashdisk, konsep yang sangat sederhana, tetapi sangat manjur digunakan. Namun cara ini tidak dapat bekerja bila ruang sisa lebih 4GB pada drive dengan format FAT. Download terlebih dahulu program ini disini.
1.      Ekstrak file yang telah didownload ke harddisk Anda. Tancapkan flashdisk ke PC, tetapi pastikan PC tempat Anda mem-protect flashdisk tersebut bersih dari virus. Copy file USBDummyProtect.exe ke dalam root flashdisk Anda.
2.      Jalankan file tersebut langsung dari PC Anda. Program akan menghitung sisa ruang kosong di flashdisk Anda. Setelah itu, program akan membuat file dengan ukuran sejumlah ruang kosong tersebut. Semakin besar ruang yang kosong, maka proses semakin lama.
3.      Anda bisa mlihat dalam flashdisk akan terdapat file bernama “dummy.file”. Bila mengecek ukuran space flashdisk, Anda akan melihat bahwa sama sekali tidak ada ruang sisa sehingga virus pun tidak akan bisa masuk dan misalnya didalam flashdisk Anda telah terdapat virus sebelumnya, ini pun virus tidak akan dapat berkembang. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa Anda tidak bisa menambahkan file lain didalamnya.
4.      Untuk melepas proteksinya, Anda bisa menjalankan lagi program tersebut atau menghapus file “dummy.file” sebelumnya secara manual.
Dikutip dari Tabloid PC Mild dan diubah seperlunya.

Registry merupakan syaraf Windows. Segala program bercokol disini, tak ayal registry dijadikan target utama oleh si pembuat virus. Merusak Registry sama saja dengan membunuh system Windows. Untuk itu perlu dilakukan Restore Backup Registry. Ketika File Backup registry di jalankan (restore) maka Windows pun kembali normal seperti sedia kala. Ada dua cara untuk mem-backup registry dan me-restore registry.
Menggunakan Program ERUNT. Download disini
Menggunakan Fitur Backup Registry yang Telah disediakan Windows
Fitur tersebut dapat digunakan saat akan melakkukan perubahan atau tweaking file registry. Jika nanti ada kesalahan edit registry, Anda bisa menggunakan fitur restore untuk mengembalikan ke kondisi awal. Ikuti langkah – langkah ini.
1.      Buka jendela registry (Windows Button + R, lalu ketikkan Regedit Enter).
2.      Pertama untuk proses backup, pada jendela registry editor, pilih menu file > Export.
3.      Beri nama file tersebut dengan Backup, agar mudah dikenali. Lalu Save di direktori penyimpanan yang Anda sukai.
4.      Selanjutnya untuk proses restore. Pada jendela registry, ilih menu file > Import.
5.      Cari file backup yang telah Anda simpan tadi lalu klik Open.
6.      Tunggu hingga proses restore selesai. Kemudian  untuk langkah terakhir, restart PC Anda.